OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing)
OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing)
Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) merupakan sebuah teknik transmisi yang menggunakan beberapa frekuensi (multicarrier) di dalam satu saluran, di mana setiap frekuensi carrier saling tegak lurus (orthogonal). OFDM mengirimkan informasi secara paralel dengan dibagi menjadi paket yang kecil-kecil, sehingga dapat menghemat penggunaan bandwidth. Tiap sub-carrier pada OFDM disusun saling overlapping tanpa menimbulkan interferensi. Dengan menggunakan teknik overlapping ini dapat menghemat bandwidth kanal sampai dengan 50%.
Pada teknik OFDM masing-masing sub-carrier tidak disebar berdasarkan bandwidth yang ada, tetapi sub-carrier tersebut disusun saling overlapping. Jarak antara sub-carrier disusun sedimikian rupa, sehingga antar sub-carrier akan saling orthogonal. Dalam tiap sub-carrier dibedakan dengan sebuah simbol dan masing-masing simbol saling orthogonal atau tidak saling mempengaruhi, sebuah simbol dikatakan orthogonal dengan yang lain jika faktor korelasinya adalah 0.
Sistem OFDM
Sistem OFDM secara sederhana ditunjukkan pada gambar 3 berikut.
Sinyal yang keluar dari transmitter berupa sinyal yang saling overlapping sehingga dapat menghemat bandwidth. Pada OFDM kondisi overlapping ini tidak menimbulkan interferensi antar kanal.
Pada bagian penerima (receiver), sinyal diubah dari serial ke paralel kemudian dilakukan pelepasan cyclic prefix untuk mendapatkan simbol yang asli kembali. Kemudian masuk ke dalam FFT (Fast Fourier Transform). FFT berfungsi sebagai pengurai simbol OFDM yaitu memisahkan antara frekuensi carrier dengan simbol OFDM jordan spiz ike. Setelah itu sinyal didemodulasi dan sebelum diterima kembali dalam bentuk informasi, sinyal diubah terlebih dahulu dari paralel ke serial.
Kelebihan dan Kekurangan OFDM
Kelebihan yang didapat dengan menggunakan teknik OFDM antara lain adalah :
Kekurangan yang didapat dengan menggunakan teknik OFDM antara lain adalah :
Semakin kecil nilai PARP akan semakin baik karena nilai PAPR yang besar dapat menyebabkan intermodulasi atau adanya frekuensi baru pada sinyal yang akan ditransmisikan. Intermodulsi tersebut akan menyebabkan terjadinya interferensi antar sub-carrier dan terjadinya pelebaran spektral dari keseluruhan sinyal.
http://www.elektro.undip.ac.id/el_kpta/wp-content/uploads/2012/05/L2F007082_MKP.pdf
http://core.ac.uk/download/pdf/12342706.pdf
Gambar 1. Perbedaan antara FDM dengan OFDM
OrthogonalitasPada teknik OFDM masing-masing sub-carrier tidak disebar berdasarkan bandwidth yang ada, tetapi sub-carrier tersebut disusun saling overlapping. Jarak antara sub-carrier disusun sedimikian rupa, sehingga antar sub-carrier akan saling orthogonal. Dalam tiap sub-carrier dibedakan dengan sebuah simbol dan masing-masing simbol saling orthogonal atau tidak saling mempengaruhi, sebuah simbol dikatakan orthogonal dengan yang lain jika faktor korelasinya adalah 0.
Gambar 2. Spektrum sinyal OFDM
Pada pembahasan sebelumnya sudah disebutkan bahwa suatu sinyal orthogonal meskipun saling overlapping namun mereka tidak saling menimbulkan interferensi. Dari gambar 2 di atas new balance shoes clearance, jika ditarik garis lurus maka nilai puncak dari suatu sub-carrier akan terhubung dengan nilai minimum dari sub-carrier yang ada disebelahnya sehingga tiap-tiap sub-carrier tidak berkolerasi sehingga tidak menimbulkan interferensi.Sistem OFDM
Sistem OFDM secara sederhana ditunjukkan pada gambar 3 berikut.
Gambar 3. Blok diagram OFDM
Pada bagian pengirim (transmitter), informasi atau data yang
akan dikirim semula berbentuk serial kemudian dalam OFDM diubah menjadi
paralel kemudian dimodulasi. Sinyal yang telah dimodulasi kemudian
masuk ke dalam IFFT (Inverse Fast Fourier Transform) untuk membuat frekuensi data saling orthogonal atau dengan kata lain IFFT berfungsi sebagai pemuat simbol OFDM. Setelah itu ditambahkan cyclic prefix sebagai pemisah frekuensi pembawa yang saling tumpang tindih. Cyclic Prefix merupakan salinan dari bagian akhir simbol OFDM yang ditambahkan pada awal simbol. Dengan menggunakan cyclic prefix akan mengurangi ISI (inter-symbol interference) dan ICI (inter-carrier interference). Setelah ditambahkan cyclic prefix, kemudian diubah lagi ke dalam bentuk serial setelah itu sinyal dikirim.Sinyal yang keluar dari transmitter berupa sinyal yang saling overlapping sehingga dapat menghemat bandwidth. Pada OFDM kondisi overlapping ini tidak menimbulkan interferensi antar kanal.
Pada bagian penerima (receiver), sinyal diubah dari serial ke paralel kemudian dilakukan pelepasan cyclic prefix untuk mendapatkan simbol yang asli kembali. Kemudian masuk ke dalam FFT (Fast Fourier Transform). FFT berfungsi sebagai pengurai simbol OFDM yaitu memisahkan antara frekuensi carrier dengan simbol OFDM jordan spiz ike. Setelah itu sinyal didemodulasi dan sebelum diterima kembali dalam bentuk informasi, sinyal diubah terlebih dahulu dari paralel ke serial.
Kelebihan dan Kekurangan OFDM
Kelebihan yang didapat dengan menggunakan teknik OFDM antara lain adalah :
- Efisien dalam pemakaian frekuensi.
- Tahan terhadap frequency selective fading.
- Tidak sensitif terhadap sinyal tunda.
- Mengurangi ISI (inter-symbol interference) dan ICI (inter-carrier interference) yang biasa menjadi kendala pada saat transmisi.
Kekurangan yang didapat dengan menggunakan teknik OFDM antara lain adalah :
- Sensitif terhadap carrier frequency offset.
- Mudah terkontaminasi oleh distorsi nonlinear.
- Sulit untuk sinkronisasi sinyal.
- Mengalami rugi daya akibat penambahan cyclic prefic.
- Memiliki PAPR yang tinggi.
- Peak to Average Ratio (PAPR)
Gambar 4. Peak to Average Ratio (PAPR)
PAPR dapat menghasilkan nilai puncak sinyal yang sangat besar karena modulasi masing-masing sub-carrier dilakukan dengan frekuensi yang berbeda-beda sehingga akan muncul amplitudo yang jauh lebih besar dari daya sinya where to buy cheap real jordansl.Semakin kecil nilai PARP akan semakin baik karena nilai PAPR yang besar dapat menyebabkan intermodulasi atau adanya frekuensi baru pada sinyal yang akan ditransmisikan. Intermodulsi tersebut akan menyebabkan terjadinya interferensi antar sub-carrier dan terjadinya pelebaran spektral dari keseluruhan sinyal.
http://www.elektro.undip.ac.id/el_kpta/wp-content/uploads/2012/05/L2F007082_MKP.pdf
http://core.ac.uk/download/pdf/12342706.pdf




Komentar
Posting Komentar